Pengantar Sistem Telematika

on Wednesday, October 16, 2013
1.      Jelaskan menurut pendapat masing-masing tentang perkembangan teknologi informasi dalam penyebarluasan informasi!
-          Pengaruh perkembangan informasi dalam penyebarluasan informasi sangat amat berpengaruh sekali, mengapa bisa demikian? Karena seiring seiring berkembang nya teknologi manusia dapat dengan mudah sekali mendapatkan informasi yang di butuhkan. Salah satu perkembangan teknologi yang berdampak besar terhadap pernyebarluasan informasi adalah dengan ada nya teknologi internet. Hampir di setiap Negara dewasa ini memiliki fasilitas koneksi internet, sehingga sega informasi yang di butuhkan oleh pengguna dengan mudah di dapatkan. Tak terlepas dari internet saya, pengaruh telepon gengam pun memiliki andil yang sangat besar dalam penyebarluasan infomasi. Dangan adanya telepon gengam pintar maka informasi dan penyebarluasannya semakin mudah untuk di dapatkan.

2.      Bagaimana peranan telematika dalam bidang pendidikan? Berikan contohnya!
-          Peranan telematika dalam bidang pendidikan sangat berpengaruh besar sekali, metode pendidikan dewasa ini sangat berbeda dangan masa dahulu sebelum adanya perkembangan teknologi. Interaksi antara murid dan guru semakin baik dengan adanya teknologi telematika. Beberapa contoh nya peranan teknologi adalah :
1. Video Teleconference
2. Pelatihan Jarak Jauh dalam jaringan Cyber System
3. Perpustakaan Elektronik (e-library)
4. Surat Elektronik (e-mail)
5. Ensiklopedia Digital
6. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis (digital)
7. Dokumen Elektronik (e-document)

3.      Apa manfaat dan dampak negative dari perkembangan telematika, jelaskan!

Manfaat Dari Perkembangan Telematika antara lain :

-          Memudahkan kita dalam memperoleh data/informasi dimana saja, dan kapan saja   sesuai kebutuhan
-          Meningkatkan kinerja pelaku usaha karena kemudahan pengaksesan informasi dan penyelenggaraan transaksi sehingga dapat meningkatkan keuntungan secara ekonomi
-          Mencerdaskan masyarakat karena masyarakat dapat dengan mudah menambah pengetahuan/informasi yang dimiliki
-          Memotong alur proses yang panjang dalam penyelenggaraan birokrasi pemerintah
-          Mempererat hubungan antar personal, antar wilayah dan antar Negara tanpa ada batasan ruang dan waktu;
-          Meningkatkan dan memacu roda perekonomian nasional


Dampak Negatif dari Perkembangan Telematika:

-       Meningkatnya tingkat kejahatan menggunakan media internet seperti pencurian data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
-       Informasi dan data yang mudah diperoleh tidak hanya informasi yang bersifat positif tapi juga negative. Kurangnya keamanan pengaksesan informasi negative dapat meningkatkan kejahatan dalam masyarakat, seperti peredaran video porno di internet meningkatkan pemerkosaan dan pelecehan seksual.
-       Kurangnya privasi pengguna, karena kurangnya keamanan jaringan sehingga dapat dengan mudah disusupi oleh hacker/cracker ataupun virus.
-       Meningginya individualisme masyarakat, karena tidak ada batas ruang dan waktu menyelusur dunia maya sehingga terkadang menjadi lupa diri, dan tidak mengenal sekitar.


4.      Bagaimana cara mengatasi dampak negative dari perkembangan telematika tersebut?

Cara mengatasi dampak negative dari perkembangan telematika yaitu :
-       Tidak menelan mentah-mentah informasi yang didapat dari internet sebagai sumber utama, lebih baik menyaring dan memilah-milah tiap informasi yang didapat.
-       Dianjurkan agar orang tua mengawasi anak dibawah umur 17 tahun untuk tidak mengakses situs pornografi maupun situs perjudian.
-       Tidak menaruh semua informasi yang bersifat pribadi ke dalam situs jejaring sosial, contohnya domilisi dan tempat tanggal lahir kita.
-       Mengganti password secara berkala agar terhindar dari pencurian data maupun penggunaan akun kita secara tidak bertanggung jawab.
-       Sebaiknya menyantumkan sumber yang sesungguhnya apabila mengutip kutipan dari suatu blog maupun buku, dengan itu kita menghargai karya orang agar terhindar dari pembajakan pula.

Tata Cara Design dalam Penulisan Jurnal Ilmah

on Friday, April 19, 2013

Bagi temen temen sekalian yang sedang menjalani kuliah tingkat akhir mungkin akan sedikit bingung mengenai format penulisan jurnal ilmiah yang biasanya menjadi Tugas Akhir dalam setiap tingkat pendidikan. Berikut ini saya coba membagikan layout tentang tata cara penulisan jurnal ilmah semogga bermanfaat :)) Cheers! 






JUDUL SINGKAT MAKS. 3 BARIS DITULIS DENGAN
FONT TIMES NEW ROMAN UKURAN 14

Penulis1, Penulis2,……..

1,2 Nama Institusi
Alamat Lengkap Istitusi
 E-mail : penulis1@domain1, penulis2@domain2,.....




Abstrak menjelaskan intisari dari penelitian yang dilakukan. Abstrak dapat emnggunakan bahasa Indonesia atau pun bahasa inggris. Jika menggunakan bahasa inggris penulisan abtrak ditulis italic. Banyaknya kata dalam abstrak antara 150 – 200 kata, jika terdapat istilah-istilah asing yang belum dibakukan ditulis italic. Font yang digunakan untuk menyusun abstrak adalah times new roman dengan ukuran 10.
Kata kunci : berisi maksimal 5 kata penting dalam penelitian.

1.    PENDAHULUAN
Diisi dengan latar belakang dan tujuan dari penelitian yang dibuat. Untuk kesergaman gunakan istilah PENDAHULUAN untuk bagian pertama ini. Font yang digunakan untuk menyusun pendahuluan adalah times new roman dengan ukuran 10.
Guna memudahkan Anda dalam menggunakan template ini, akan lebih baik melakukan copy-paste (dengan opsi keep text only pada Microsoft Word 2010) dari dokumen asli paper Anda ke dalam template ini. Pastikan Anda tidak mengubah style yang ada pada template ini, meliputi jenis dan ukuran font, besar spasi, jarak indent, dan lain sebagainya.
Banyaknya halaman untuk jurnal KOMPUTA adalah 8-10 Halaman (mohon usahakan jumlah halama GENAP) mulai dari judul hingga ke refrensi.

Bagian ini dapat dibagi dalam beberapa sub pokok pembahasan sesuai dengan kebutuhan tulisan. Tidak ada batasan yang baku mengenai jumlah pemerincian sub pokok bahasannya; tetapi setidaknya mengandung: metode, hasil, dan pembahasan.
Bab ditulis dengan font times new roman ukuran 12, sementara untuk sub bab menggunakan ukuran 10 dan keduanya dicetak tebal.

2.1 Sub Bab

Sub bab ditulis dengan font times new roman ukuran 10. Gmabar dan tabel dapat dimasukkan dibagin ini dengan format seperti pada Gambar 1.

Gambar 1. Contoh penulisan Gambar

Sementara untuk penulisan tabel dapat mengikuti contoh pada Tabel 1.

Tabel 1. Contoh Tabel
Parameter
Nilai
Maksimal Perulangan
10, 50, 100
Rasio Pembelajaran
0.1 , 0.5, 1
Minimal Eror
0.1, 0.01, 0.001

Baik gambar maupun tabel urutan penulisan dimulai dari 1, tidak berdasarkan  babnya. Sementara penulisan rumus atau persamaan dapat mengikuti aturan sebagai berikut :

                               (1)


3.    PENUTUP
Pada bagian ini, nomer bab penutup akan menyesuaikan seberapa jumlah bab pada bagian isi penelitian. Penutup berisikan kesimpulan penelitian, serta saran pengembangan untuk penelitian selanjutnya. Judul bab terakhir ini juga dibuat seragam: PENUTUP.

UCAPAN TERIMA KASIH
Bagian ini boleh digunakan, boleh juga dihilangkan (opsional). Ucapan terima kasih hanya ditujukan pada pihak-pihak yang membantu secara langsung penelitian yang dilakukan, misal: penyandang dana atau pakar dilibatkan. Ucapan terima kasih tidak ditujukan untuk pejabat struktural, misalkan Ketua Jurusan, Dekan, ataupun Rektor.

DAFTAR PUSTAKA
[1] M. Gokhale and P.S. Graham, Reconfigurable Computing, Springer, 2005.
[2] T. Callahan, J. Hauser, and J. Wawrzynek, “The Garp Architecture and C Compiler,” Computer, vol. 33, no. 4, pp. 62-69, 2000.
[3] Jauhari, nurdin, Edge Linking Detection dan Perbandingan dari 3 Metodenya, http://ahtovicblogs.blog.ugm.ac.id/?p=80, 17 Maret 2011 20.25
[4] Jose, Stephane, Why Should I Care About SQL Server, http://blog.iweb.com/en/2010/06/why-should-i-care-about-sql-server/4772.html, 17 Maret 2011 19.30


Semogga bermanfaat.

Repost dariKlik Disini